stop aids

  • Admin Kesrasetda
  • 06 Pebruari 2019
  • Dibaca: 341 Pengunjung

 

Kehadiran virus HIV sebagai tanda tertular HIV dalam kehidupan manusia telah mampu mencipatakan sebuah wabah penyakit yang telah menyebar keseluruh bagian dunia, hal ini menyebabkan banyak tubuh yang menjadi korban dari keganasan virus HIV. Berbagai cara dan penelitian telah banyak dilakukan guna meminimalisir dampak negatif AIDS dan HIV yang ada kemungkinan akan tetap berada dalam tubuh manusia dalam kurun waktu yang lama. Salah satu penemuan besar dalam mengonbati AIDS yaitu hadirnya terapi ARV pada pasien yang dinyatakan positif HIV, meskipun demikian hingga saat ini keberadaan HIV masih mampu untuk menyebabkan beberapa dampak negatif AIDS, beberapa diantaranya yaitu :

ads
  1. Dampak negatif AIDS bagi kehidupan ekonomi

Pasien HIV dahulu diketahui sebagian besar berasal dari kalangan orang dewasa yang terinfeksi secara langsung melalui beberapa cara penularan seperti jarum suntik dan seks bebas yang dilakukannya. Aktivitas HIV dalam tubuh manusia tentunya tidak akan langsung menimbulkan gejala dan dampak yang terlalu signifikan karena biasanya virus membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu beberapa tahun tergantung pada kondisi tubuh pasien HIV. Selama beberapa waktu yang mana virus masih belum mampu untuk melumpuhkan sistem kekebalan tubuh pasien HIV akan tetap memiliki kehidupan dan kegiatan sehari-hari seperti biasanya. Tubuhnya akan terlihat sehat seperti orang kebanyakan hingga beberapa gejala penyakit HIV/AIDS mulai dirasakan oleh tubuhnya.

Dampak negatif AIDS bagi kehidupan sosial pasien HIV yaitu berupa putusnya atau berhentinya pasien dari pekerjaan yang selama ini ia lakukan guna mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya. Berhentinya pasien HIV dari pekerjaannya sebagai dampak AIDS terhadap kehidupan sosial dapat sangat dipengaruhi oleh kondisi sekitar pasien yang akan berusaha menjauhi kehadiran pasien HIV karena takut tertular. Apabila tidak bekerja maka kehidupan ekonominya akan berhenti pula dengan demikian dampak dari tubuh yang mengalami AIDS secara tidak langsung akan mengubah seluruh aspek kehidupan yang telah dimiliki oleh pasien. Dengan tidak adanya pemasukan maka pasien juga akan mengalami kesulitan dalam mengobati AIDS yang dideritanya akibat tidak mampu membeli obat-obatan dan makanan.

  1. Dampak negatif AIDS bagi kehidupan sosial

Wabah penyakit HIV/AIDS juga mampu menyebabkan dampak negative pada kehidupan sosial baik itu pada pasein HIV sendiri atau orang-orang disekitarnya. Pasien HIV yang telah lama menderita sakit maka sudah dipastikan bahwa dampak AIDS terhadap tubuh yang dideritanya telah memasuki tahap akut atau parah sehingga penyakitnya dapat dengan mudah ditularkan kepada orang lain yang ada disekitarnya. Hal ini menyebabkan mereka akan berusaha untuk menghidari sumber penyakit yang dapat saja terjadi akibat adanya kontak langsung dengan pasien HIV. Penolakan yang diterima oleh seseorang yang menderita sakit menyebabkan ia secara terpaksa harus berada dalam ruangan tertutup dan jauh dari orang lainnya.

Dengan adanya penyakit AIDS dalam lingkungan masyarakat menyebabkan sebuah teror tersendiri sehingga membuat mereka menjadi takut untuk berdekatan dengan pasien HIV walaupun dalam jarak tertentu.Upaya pemerintah dan lembaga masyarakat sangat di butuhkan dalam menyingkapi permasalahan yang timbul sebagai dampak negative AIDS dalam kehidupan bersosial. Penyuluhan dan pemberian edukasi seputar penyakit HIV/AIDS yang selama ini dilakukan diharapkan mampu untuk mengubah pola piker masyarakat yang selama ini keliru mengenai wabah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini.

 
  1. Dampak negatif AIDS bagi kesehatan tubuh

AIDS atau Acquired Immunodeficiency Syndrome adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh sistem kekabalan tubuh yang menurun secara drastis dengan kata lain jumlah sel CD4 tubuh manusia yang seharunya diatas jumlah normal mengalami penurunan yang ahkirnya berada dibawah jumlah normal tersebut. Dampak negative AIDS pada kesehatan tubuh manusia merupakan hasil akhir dari aktivitas infeksi virus selama berada dalam tubuh. Virus HIV penyebab timbulnya penyakit AIDS merupakan jenis virus yang hanya terfokus untuk melumpuhkan dan mengambil alih sistem kekebalan tubuh dalam waktu yang lama.

Penyakit AIDS lebih tepatnya merupakan sekumpulan penyakit berbahaya yang terjadi pada tubuh manusia, biasanya terdapat beberapa jenis penyakit yang dapat terjadi secara sekaligus atau terjadi dalam waktu yang bersamaan. Hal ini makin diperparah dengan tubuh yang tidak mampu lagi untuk menangkal serangan penyakit dan memulihkan daya tahan tubuh yang menurun. Pada saat seperti ini pasien HIV sangat dianjurkan untuk melakukan pengobatan atau mengkonsumsi obat-obatan yang mana dapat bekerja untuk meningkatkan jumlah sel CD4 kembali ke jumlah normal serta dapat membantu tubuh untuk segera memulihkan kesehatannya kembali pasca penyakit AIDS nya disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan juga dapat membawa efek samping obat ARV pada penderita.

Serangan akibat infeksi virus HIV tidaklah terjadi dalam waktu yang sebentar saja tetapi terjadi dalam kurun waktu bertahun-tahun sehingga menyebabkan berbagai dampak bagi kesehatan tubuh di masa yang akan datang. Virus yang telah masuk ke dalam tubuh manusia maka akan dipastikan virus tidak akan dapat dimusnahkan begitu saja, hal inilah yang menyebabkan penyakit HIV/AIDS begitu berbahaya karena hingga saat ini masih belum ditemukannnya sebuah obat yang dapat menyembuhkan tubuh manusia dari penyakit ini sehingga ODHA berhak sehat setiap harinya.

Download file disini

Share Post :