21985 / 21446
kesrasetda@bulelengkab.go.id
Bagian Kesejahteraan Rakyat

Relevansi Rahina Tumpek Uye di Zaman Modern

Admin kesrasetda | 07 Februari 2026 | 51 kali

Rahina Tumpek Uye merupakan salah satu hari suci dalam kalender Hindu Bali yang diperingati setiap 210 hari sekali, tepatnya pada Saniscara Kliwon Wuku Uye. Rahina ini didedikasikan sebagai bentuk penghormatan kepada satwa dan seluruh makhluk hidup yang hidup berdampingan dengan manusia. Dalam ajaran Hindu, Tumpek Uye juga dikenal sebagai hari pemujaan Dewa Rare Angon, manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai pelindung hewan.
Di zaman modern yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi, industrialisasi, dan urbanisasi, makna Tumpek Uye justru semakin relevan. Eksploitasi alam yang berlebihan, perburuan liar, serta berkurangnya ruang hidup satwa menjadi tantangan nyata yang dihadapi umat manusia saat ini. Tumpek Uye hadir sebagai pengingat spiritual bahwa manusia bukanlah penguasa mutlak alam, melainkan bagian dari satu kesatuan ekosistem.
Secara filosofis, Tumpek Uye mengajarkan nilai Tri Hita Karana, khususnya keharmonisan hubungan manusia dengan alam (palemahan). Memberikan upacara, makanan, serta perlakuan penuh kasih kepada hewan pada hari Tumpek Uye bukan sekadar ritual simbolik, melainkan wujud kesadaran etis untuk menjaga kelestarian makhluk hidup secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Relevansi Tumpek Uye di masa kini juga dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti memperlakukan hewan dengan penuh welas asih, mendukung program pelestarian satwa, tidak melakukan kekerasan terhadap hewan, serta menjaga keseimbangan lingkungan. Nilai-nilai ini sejalan dengan isu global tentang perlindungan keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan.
Dengan demikian, Rahina Tumpek Uye tidak hanya bermakna sebagai tradisi leluhur, tetapi juga sebagai pedoman moral dan spiritual yang tetap hidup dan aktual. Di tengah tantangan zaman, Tumpek Uye mengajak umat manusia untuk kembali menumbuhkan rasa empati, tanggung jawab, dan cinta kasih terhadap sesama makhluk hidup, demi terciptanya keharmonisan alam semesta yang lestari dan berkelanjutan.