21985 / 21446
kesrasetda@bulelengkab.go.id
Bagian Kesejahteraan Rakyat

Bagian Kesra Setda Kabupaten Buleleng Ikuti Rapat Koordinasi SPPG dan Pendataan Sasaran Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Admin kesrasetda | 02 Februari 2026 | 29 kali

Singaraja, Senin, 2 Februari 2026
Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng mengikuti Rapat Koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Pendataan Sasaran Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng.
Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng dan dihadiri oleh peserta rapat sesuai dengan daftar undangan yang tercantum dalam surat undangan rapat.
Dalam arahannya, Asisten I Setda Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa hingga saat ini SPPG yang telah beroperasi berjumlah 23 unit, sementara masih terdapat beberapa kecamatan yang belum sepenuhnya menerima layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Disampaikan pula bahwa target pelaksanaan Program MBG pada bulan April 2026 diharapkan seluruh sasaran penerima manfaat telah menerima layanan MBG secara menyeluruh.
Selain itu, terdapat 12 titik SPPG yang masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, pimpinan rapat menegaskan pentingnya percepatan penyampaian data penerima manfaat yang belum menerima MBG sebagai dasar penentuan kebijakan selanjutnya.
Pada sesi paparan, Ibu Diah, Kepala Tata Usaha MBG yang mewakili Kepala KPPG Denpasar, menyampaikan kondisi SPPG di Provinsi Bali sebagaimana tertuang dalam materi presentasi. Dijelaskan bahwa kapasitas penerima manfaat per SPPG berkisar antara minimal 500 orang hingga maksimal 2.500–3.000 orang.
Selanjutnya, Bapak Ros memaparkan bahwa Kabupaten Buleleng membutuhkan sebanyak 68 SPPG. Dari jumlah tersebut, 23 SPPG telah aktif dengan tingkat penyaluran penerima manfaat mencapai 41 persen. Sebanyak 42 SPPG telah terkonfirmasi, dengan sebaran kuota yang mencakup seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng. Disampaikan pula bahwa sebagian SPPG yang telah berjalan masih tergabung dengan SPPG yang sedang dalam tahap pengajuan.
Dalam pembahasan kendala dan isu strategis, rapat mengidentifikasi beberapa hal, antara lain masih terdapat wilayah yang berpotensi memerlukan SPPG terpencil, khususnya di Kecamatan Tejakula, Seririt, Banjar, Busungbiu, Sukasada, dan Kubutambahan. Selain itu, meskipun sebaran SPPG secara umum sudah cukup merata, pada beberapa kecamatan masih terjadi konsentrasi pelayanan pada satu titik lokasi sehingga terdapat wilayah yang belum terlayani secara optimal. Disampaikan pula bahwa pengajuan SPPG terpencil dapat dilakukan melalui Pemerintah Daerah dengan kejelasan investor serta lokasi SPPG.
Sebagai informasi tambahan, disampaikan bahwa 23 SPPG yang telah berjalan telah terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan, serta 11 SPPG telah terverifikasi halal.
Rapat ditutup oleh Asisten I Setda Kabupaten Buleleng dengan penegasan agar seluruh pihak terkait segera menghimpun dan menyampaikan data penerima manfaat yang belum menerima MBG, guna mendukung percepatan pencapaian target Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buleleng.