21985 / 21446
kesrasetda@bulelengkab.go.id
Bagian Kesejahteraan Rakyat

Monitoring dan Evaluasi Penguatan Kompetensi Kepariwisataan dan UMKM di Desa Umejero

Admin kesrasetda | 09 September 2026 | 26 kali

Buleleng, 9 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi sebagai tindak lanjut program Penguatan Kompetensi di Bidang Kepariwisataan dan UMKM, bertempat di Desa Umejero, Kecamatan Busungbiu, Rabu (9/9).
Kegiatan diawali dengan sambutan Sekretaris Desa (Sekdes) Umejero, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Subbagian Kesejahteraan Masyarakat (Kasubbag Kesmas) Bagian Kesra Setda Kabupaten Buleleng sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan pembahasan terkait pengembangan potensi kepariwisataan dan UMKM di Desa Umejero. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari unsur Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng serta Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng. Turut hadir investor asal India yang sedang menanamkan modal untuk pengembangan usaha di Desa Umejero.
Dalam diskusi bidang kepariwisataan, salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah Air Terjun Lebah yang berada di Desa Umejero. Namun, akses menuju lokasi air terjun masih menghadapi kendala karena jalan yang dilalui berada di atas tanah milik pribadi.
Menanggapi hal tersebut, tim dari Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng menyarankan agar Pemerintah Desa Umejero melakukan komunikasi dan pendekatan dengan pemilik lahan guna mencari solusi bersama terkait akses menuju objek tersebut. Selain itu, pihak desa juga disarankan untuk terlebih dahulu mengajukan Air Terjun Lebah kepada Dinas Pariwisata agar dapat diproses sebagai Daya Tarik Wisata (DTW), mengingat hingga saat ini Air Terjun Lebah belum terdaftar sebagai DTW.
Sementara itu, investor menyampaikan sejumlah kendala dalam rencana pembangunan akomodasi di sekitar kawasan air terjun, terutama berkaitan dengan persyaratan yang harus dipenuhi. Tim Dinas Pariwisata menyarankan agar investor terlebih dahulu melakukan pembahasan bersama Pemerintah Desa dan para pemangku kepentingan terkait. Selanjutnya, investor dapat melakukan konsultasi dengan perangkat daerah yang berwenang menangani perizinan serta aspek bangunan di Kabupaten Buleleng.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga berkesempatan meninjau secara langsung lokasi rencana akomodasi milik investor serta mengunjungi Air Terjun Lebah untuk melihat potensi dan kondisi di lapangan.
Dari sisi pengembangan UMKM, tim dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng mendorong agar investor turut melibatkan dan menggandeng pelaku UMKM yang ada di Desa Umejero. Produk lokal seperti kopi bubuk dan keripik pisang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk oleh-oleh atau buah tangan khas Desa Umejero bagi wisatawan maupun tamu asing yang menginap dan berkunjung.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan berbagai potensi serta kendala yang ada di Desa Umejero dapat ditindaklanjuti secara sinergis oleh pemerintah desa, perangkat daerah, investor, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan peluang pemasaran produk UMKM lokal sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Umejero.